Corak dan Warna Semesta

Jika bumi dan alam semesta adalah sebuah kanvas, maka Allah ialah pelukisnya.
Dengan kuas dan tangan-Nya yang lihai dapat menorehkan keindahan tanpa cela yang nyata.

Lihatlah pohon-pohon saling membaur antara kuning, jingga, cokelat, dan hijaunya, kadang terlihat kemerahan; berdiri tegak berjajar dimana-mana namun terlihat begitu estetik dengan batang juga akar-akarnya yang kokoh.
Sebuah panorama yang membuat mata ini akan mendadak tenang kala memandangnya.

Ketika ku lihat ke sekeliling wilayah ini saja, gunung bak penghantar surga dan benteng yang membingkai, melindungi dari setiap bahaya yang mengintai.
Bukit-bukit yang telah didaki menjadi sumber penghidupan; hewan-hewan merumput dan berkumpul, sawah ladang membentang tanpa takut tergusur gedung pencakar langit, menandakan sebuah tempat peristirahatan yang layak.

Tentu tak lupa mata air, sungai, air terjun, dan lautan; memecah bumi, membelah karang, namun menjadikan kita satu.
Dulu kita menjelajah dunia fana nan sempit ini dengan sejumlah perbekalan dan layar yang dikembangkan.

Tujuh langit memang benar adanya, tapi kita tiada tahu apakah luar angkasa itu berada di langit pertama atau kedua; keterbatasan kita tak mampu menalarnya.
Memang mengejutkan akal pikiran, mengingat kita rata-rata masih tak dapat menerima kekurangan dalam diri karena meyakini adanya kesempurnaan.

Entah kemana kehendak Allah mencipta dan memulas semua ini; yang mana begitu besar, menjadikan kita tak kurang dari sebuah titik yang hampir tidak terlihat layaknya segerombolan noda pekat berkarat.
Memang kerdil namun berarti bagi kelangsungan kehidupan.

Mudah bagi-Nya untuk menyingkirkan salah satu dari kita kala habis sudah masa dan saat kita.
Bahkan apapun yang ada baik masalah ataupun kenikmatan yang begitu besar akan dengan mudah dicabutnya laksana meruntuhkan peradaban suatu kaum.

Beesyukurlah kala kita hidup berbuat kebaikan dan berjalan meniti jalan-Nya.
Bersedih dan bertaubatlah kala kita hidup berbuat kemungkaran dan berjalan tertatih-tatih terjerat perangkap setan.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s