Bukan Sekadar Angka

Waktu berubah dan berjalan tanpa permisi.
Fisik boleh jadi berkembang seiring dengannya, namun mental terkadang tak mampu mengikuti.

Tahun pun berlalu, tak jarang pula kita terjebak dan dibatasi oleh imajinasi kita sendiri.


17 tahun aku dalam buaian, di mana kini telah hadir kesadaran dalam diri…
…aku bukan lagi seorang gadis kecil, namun sedang dalam perjalanan menjadi seorang wanita muda.



Dimana-mana, ulang tahun adalah peristiwa yang ‘disakralkan’ dan dirayakan. Ada yang dengan pesta pora atau pun sekadar dengan syukuran. Hal yang dibicarakan adalah sama, namun cara pemaknaannya berbeda.

Pengertian umur itu jauh lebih mendalam dibandingkan persepsi yang selama ini dianut oleh sebagian besar manusia: bahwa bertambahnya umur harus dirayakan dan diberi selamat, juga kado sebagai bentuk apresiasi terhadap seseorang yang sedang berulang tahun. Padahal yang dimaksud jauh lebih sederhana dibandingkan hal tersebut.

Boleh dan sah-sah saja memang, jika bertambahnya umur membuat kita kembali semangat menjalani kehidupan karena pada hari tersebut biasanya orang terdekat akan lebih memperhatikan kita. Namun kita juga harus sadar bahwa dengan berlalunya satu tahun dalam kehidupan ini, artinya waktu kita di dunia ini semakin menipis. Tiada tawar menawar lagi akan umur yang telah kita habiskan untuk mengurus keperluan masing-masing.

الوقت أنفاس لا تعود

Waktu adalah nafas yang tidak mungkin akan kembali.”


Saatnya untuk melihat kembali ke belakang. Lakukan introspeksi diri. Apa yang telah kita lakukan selama satu tahun ke belakang? Sudahkah kita membuat orang-orang terdekat kita bahagia dan tersenyum bangga akan kita? Sudahkah kita bersyukur akan kehidupan yang kita jalani? Apakah usaha kita sudah cukup dalam menggapai cita-cita? Bagaimana cara untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan berbenah demi kebaikan diri dan orang lain?

Pertanyaan-pertanyaan diatas mungkin tidaklah seberapa dengan apa yang sebenarnya terlintas dalam pikiran kita sehari-hari. Lebih mudah memang untuk melakukan sesuatu secara spontan, tetapi alangkah lebih baiknya jika kita berpikir dulu sebelum bertindak. Apalagi di umur yang telah bertambah satu tahun lagi ini, sebaiknya dijadikan motivasi untuk menebar kehagiaan dan berbuat kebaikan.

Ketahuilah apapun tujuanmu selama itu lebih banyak manfaatnya, maka jalanmu akan dimudahkan. Berharap dan mintalah juga ridha Allah dan orang tua agar lebih lancar dalam pencapaiannya. Yakin dan tetap berusaha untuk merealisasikannya menjadi nyata.

Jadikan umur yang bertambah ini bermakna dengan sumbangsih kita terhadap diri sendiri dan sekitar kita.

Hasan Al Bashri mengatakan,

ابن آدم إنما أنت أيام كلما ذهب يوم ذهب بعضك

Wahai manusia, sesungguhnya kalian hanyalah kumpulan hari. Tatkala satu hari itu hilang, maka akan hilang pula sebagian dirimu.” (Hilyatul Awliya’, 2: 148)


Iklan

2 respons untuk ‘Bukan Sekadar Angka

  1. 089508732895 berkata:

    Menurut saya, kado itu nggak penting. Cukup aja dengan ada orang lain orang lain yang inget sama ulang tahun kita. Nggak perlu ucapin selamat ultah ato apalah… cukup dengan kita berdoa untuk yang terbaik buat dia, itu udah lebih dari cukup.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s