LoVE

LoVE is the other name ofcinta‘. Sama arti, sama makna. Hanya beda bunyi, beda bahasa, dan beda susunan huruf. 💘

Mungkin jika ditanyakan kepada berbagai macam orang, jawaban yang kita dapatkan juga berbeda-beda. Cinta adalah suatu hal yang abstrak, sehingga ditafsirkan secara beragam pula. Definisi dan cara saya dalam memaknai cinta tentu berbeda dengan caramu memaknainya.

Salah satu plesetan yang saya temukan adalah LoVE: Life of Various Expressions. Wuih! Apaan, tuh? Artinya adalah kehidupan dengan beragam ekspresi. Usut punya usut, inspirasi ini saya dapatkan ketika mendengarkan lantunan mp3 QS. An-Nazi’at, lho… Nggak tau kenapa. Tiba-tiba terlintas saja dikepala, tanpa tau rimbanya.

Ungkapan ini ada benarnya juga. Ketika seseorang sedang jatuh cinta atau mencintai seseorang, selalu ada saja yang diperbuat. Entah itu disengaja atau tidak,ketertarikan seseorang bisa ditebak melalui tingkah lakunya.

Secara umumnya seperti ini:

  1. Berusaha tampil cakep di depan sang pujaan hati.
  2. Menjaga sikap alias jaim.
  3. Berbicara dengan lembut.
  4. Menjadi pendengar yang baik.
  5. Perlahan-lahan, berusaha untuk mendekati.
  6. Mulai melancarkan jurus-jurus pamungkas (baca: rayuan-rayuan gombal) untuk membuatnya klepek-klepek.
  7. Mulai berbagi cerita dan rahasia.
  8. Banyakin senyum.
  9. Dikit-dikit ngelirik si dia.
  10. Berusaha untuk menolong setiap masalah yang dihadapi.
  11. Memberikan perhatian lebih.
  12. Suka menyebut namanya.

Cewek biasanya akan memberikan perhatian berupa sapaan dan perkataan remeh temeh berupa: “Udah makan belum?”. Juga akan berlagak malu-malu tapi mau serta lambat laun pipinya akan merona. Nggak ketinggalan dengan penampilan yang nggak asal-asalan, cenderung memainkan rambut dan menyentuh anggota tubuhnya, kemudian cara bicaranya akan melembut kepadamu.

Sedangkan cowok akan mendadak berubah menjadi pendengar yang baik, berusaha untuk memecahkan permasalahan yang dihadapi sang gebetan, bersikap protektif serta berusaha untuk selalu berada di sekitar cewek yang ditaksirnya. Pendekatan mulai dilakukan dan penampilannya dibenahi supaya nggak bikin illfeel.

Sayangnya, ekspresi cinta tidak selamanya indah dan bisa diterima dengan akal sehat. Berikut beberapa diantaranya:

  1. Cemburu secara berlebihan.
  2. Terlalu over protektif.
  3. Melarang untuk berteman dan bersahabat dengan orang tertentu.
  4. Menutup-nutupi kebenaran.
  5. Melakukan kekerasan ataupun tindak kriminal kepada sang kekasih.

Katanya, semua demi cinta. Demi menjaga perasaan. Namun saat semuanya terungkap, tak jarang yang ada malah rasa tersakiti. Terasa menghujam, akibat tak siap menghadapi kenyataan yang sedemikian rupa.

Memang, seakan tak ada yang dapat menjanjikan akhir kisah cinta bahagia seperti cerita dongeng. Rasanya nano-nano ditambah dengan sentuhan kopi hitam. Manis, asam, asin, dan juga pahit. Ibarat pedang bermata dua yang dapat mengubah seseorang menjadi bengis dan kejam. Lalu menjadi buta.

Kalau kamu memang ingin menemukan cinta sejati, sebenarnya kamu tidak perlu berkelana hingga ke ujung dunia. Ketahuilah, bahwa Ia lebih dekat dari urat lehermu dan selalu menyertai setiap hembusan napasmu. Ya! Dia adalah Allah Yang Maha Esa, Sang Empunya Cinta!

Gimana sih, Dia nggak sayang sama kamu?
Buktinya kamu masih diberikan kehidupan sampai saat ini…
Masih bisa bernapas dan dibiarkan-Nya roh itu tetap bersemayam di dalam ragamu
Masih dapat merasakan indahnya dunia juga…
Masih diberi kesempatan untuk berbuat amal kebaikan serta menyesali segala dosa yang telah lalu…
Masih sanggup beribadah, bekerja, dan beraktivitas…
Masih diperhatikan dan ditegur-Nya melalui lantunan adzan lima kali sehari ataupun untaian ayat-ayat Al-Qur’an yang menentramkan hati…
Terkadang, diberikan-Nya cobaan untuk mengangkat derajatmu disisi-Nya kelak…
Terkadang, ditimpakan-Nya sakit untuk menggugurkan dosa-dosamu yang tidak terhitung banyaknya…
Ia yang membantumu bangkit dari keterpurukan…
Ia yang dapat mengubah setiap tetes air matamu menjadi sebuah senyuman dan kebahagiaan yang tiada terkira…

Tentu masih banyak lagi ekspresi dan tanda cinta Allah kepada kita, para hambaNya
Masih kurangkah nikmat yang diberikan-Nya kepada kita???
Sebagai manusia, kita mempunyai banyak kekurangan.
Salah satunya enggan bersyukur.
Jika senang, Ia kita terlantarkan. Kita lupakan.
Namun saat kesedihan datang, kita menangis meraung-raung meminta-Nya agar mengembalikan keadaan seperti sediakala.

Allah tau mana yang benar-benar tulus meminta kepada-Nya, dengan yang ‘berlagak‘.
Sungguh miris.
Lupakah kita bahwa manusia diciptakan hanya untuk satu tujuan, yaitu: beribadah kepada Allah semata?
Tapi kita malah tergoda, terbujuk, dan terlena dengan gemerlap dunia yang fana
mengabaikan kenikmatan akhirat yang kekal.

Padahal, yang diperintahkan Allah
…semuanya berbalik kepada kita.
Apakah Allah butuh amal ibadah kita, sementara Dia telah menciptakan dan mengontrol seluruh alam semesta ini?
Tidak! Itu semua untuk kita saudaraku.

Allah hanya ingin kita selamat menghadapi segala macam ujian dan godaan,
sehingga dapat berkumpul dengan-Nya di akhirat.

Apakah kamu tidak ingin diselamatkan?
Apakah kamu mau terus berkubang dalam kemaksiatan?
Apakah tidak melelahkan menjadi seorang pendosa?
Apakah kamu bahagia dengan kegembiraan dan kenikmatan semu yang kamu rasakan saat ini?
Yakin semuanya akan bertahan selamanya?

Allah mencurahkan segala bentuk kasih sayang dan cintaNya kepada kita
…menjalani prinsip LoVE yang sesungguhnya.
Kita, manusia,
diperintahkan untuk menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.

Seharusnya, sebagai makhluk yang paling mulia kita dapat dengan mudah menaatiNya
Karena kita diberi akal dan hati nurani yang membedakan kita dengan makhluk ciptaan Allah lainnya.

Pertanyaannya, apakah kita mampu mengesampingkan hawa nafsu serta menjadikannya sejalan dengan perintah Allah?

Keputusan ada di tanganmu.

Boleh cinta kepada dunia, boleh cinta kepada sesama manusia.

Itu memang sudah kodratnya.

Tapi jangan sampai lupa akan cinta kepada Allah.

Sebab, cinta kepada Allah adalah cinta yang hakiki.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s