LAPORAN PRAKTIKUM BIOLOGI: Sistem Transpor pada Membran Sel

LAPORAN PRAKTIKUM BIOLOGI

  • Judul: Sistem Transpor pada Membran Sel
  • Tujuan:
    1. Mengetahui proses osmosis
    2. Mengetahui proses plasmolisis
    • Nama praktikan:
    1. Adhis Ayu Asria
    2. Anastasya Pratiwi (*)
    3. Meylda Dyah P.
    4. Nadya Rachma A.

    • Alat dan bahan:

    1. Mikroskop
    2. Kentang
    3. Larutan garam 10%, 20%, 30%
    4. Gelas 4 buah
    5. Air
    6. Daun Rhoe discolor
    7. Preparat
    8. Kaca penutup
    9. Pemotong kentang
    10. Silet/cutter
  • Cara kerja:
      1. Osmosis
      2. Memotong kentang menggunakan pemotong kentang (dalam bentuk 4 silinder).

        Merendam potongan kentang dalam 4 gelas. Masing-masing gelas terdapat satu potongan kentang, dengan rincian sebagaimana berikut: gelas I berisi air, gelas II berisi larutan garam 10%, gelas III berisi larutan garam 20%, dan gelas IV berisi larutan garam 30%. Keempat potongan tersebut direndam selama 30 menit.

        Mengamati perubahan tekstur dan tenggelam/mengapungnya potongan kentang.

      3. Plasmolisis
      4. Menyayat daun Rhoe discolor menggunakan silet/cutter.

        Menaruh sampel pada preparat.

        Meneteskan air pada sampel.

        Menutup bagian tengah preparat dengan kaca penutup.

        Mengamati sampel menggunakan mikroskop.

        Membuka kaca penutup.

        Meneteskan larutan garam 10% pada sampel.

        Menutup bagian tengah preparat dengan kaca penutup.

        Mengamati sampel menggunakan mikroskop.

      • Hasil pengamatan

      >Osmosis<

      Tabel percobaan osmosis pada potongan kentang

      >Plasmolisis<

      Ditetesi air biasa

      Setelah ditetesi larutan garam 10%

      • Kesimpulan
      1. Osmosis adalah proses perpindahan molekul-molekul pelarut dari konsentrasi rendah ke konsentrasi tinggi melalui membran semi permeabel.
      2. Kentang yang direndam dalam larutan garam mengalami osmosis dimana konsentrasi air dalam kentang lebih kecil dari konsentrasi larutan garam, sehingga air dari kentang keluar dan menyebabkan teksturnya melembek.
      3. Kentang dalam air biasa mengalami difusi, dimana konsentrasi air dalam kentang lebih besar dari konsentrasi air biasa, sehingga air cenderung masuk ke dalam kentang dan menyebabkan tekturnya mengeras.
      4. Plasmolisis adalah proses dimana plasma tertarik menjauhi dinding sel sehingga sel mengerut.
      5. Irisan tipis daun Rhoe discolor yang ditetesi oleh larutan isotonik 10%, warna ungunya tidak merata dan mengumpul di tengah. Hal ini menunjukkan adanya pelepasan membran sel dari dinding sel.

      Catatan

      • Larutan garam 10%

      10 gram garam dalam 90 ml air.

      • Larutan garam 20%

      20 gram garam dalam 80 ml air.

      • Larutan garam 30%

      30 gram garam dalam 70 ml air.

      Iklan

      Tinggalkan Balasan

      Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

      Logo WordPress.com

      You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

      Gambar Twitter

      You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

      Foto Facebook

      You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

      Foto Google+

      You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

      Connecting to %s