[SPECIAL] What’s Your Study Tipe?

Guys, di mana pun kalian berada…
Sering tengsin nggak sih, ngelihat nilai ulangan yang gitu-gitu mulu? Atau heran aja sama diri sendiri yang udah mati-matian belajar, les sana-sini dicobain, tes IQ dijabanin, begadang juga dibelain, tapi materinya kok nggak masuk-masuk?

giat belajar

Ya, itu mungkin udah takdir kali, ya! Mungkin aku nggak bakalan bisa bertindak atas kondisiku yang udah sedemikian rupa ini…

Astaghfirullah…
Katanya muda, gaul, trendi, smart, sering kepo ingin tau segala sesuatunya, tapi apa kenyataannya?
Kok, malah pasrah akan keadaan?
Wake up dong, pemuda dan pemudi Indonesia yang cakep-cakep dan oke punya ini!
Siapa, tuh? Ya kalian!
Percuma tampang sering ngeksis di sosmed, punya waktu luang untuk memikirkan masalah yang sepele, tapi untuk ke depannya aja lalai bahkan kurang persiapan…
…ini yang kalian sebut keren?

Nah, siapa yang pernah ikut tes IQ? Sebagian besar pasti udah angkat tangan. Beda sama jaman dulu, jaman sekarang namanya berubah jadi Tes Psikologi yang nyangkut: EQ, IQ, SQ dan AQ. Bisa dikatakan lebih akurat hasilnya karena penilaiannya menyeluruh. Salah satu hasilnya adalah tipe belajar kamu. Apa? Emang ada, ya? Kalo nggak percaya, cek aja sendiri.


Buat yang nggak pernah ikutan tes IQ atau emang males ngubek-ngubek dan ngeliat hasil tesnya, don’t worry! Udah disiapin something buat kemajuan pendidikan akademik kalian…
#WaktunyaKuis

Pilih yang paling sesuai denganmu!

  1. Saat pelajaran, kamu betah duduk…
    a. Depan, karena bisa lihat dengan jelas penjelasan dari guru.
    b. Mana aja, selama bisa dengar apa yang dijelasin sama guru.
    c. Asal nggak di depan, karena aku anaknya nggak bisa diam.
  2. Cara yang menyenangkan buat belajar adalah…
    a. Membaca buku, melihat video, dan menonton acara pengetahuan di TV.
    b. Mendengar penjelasan seseorang dan tebak-tebakan.
    c. Melakukan percobaan sendiri dan nggak bisa tetap di satu tempat buat belajar.
  3. Kalo belajar, kamu…
    a. Butuh konsentrasi.
    b. Butuh temen biar nggak bosen.
    c. Butuh tempat yang leluasa untuk bergerak.
  4. Situasi belajar yang nyaman itu…
    a. Tenang sekali.
    b. Tenang, tapi sedikit ramai biar nggak sepi.
    c. Santai, nggak diawasi, dan di tengah keramaian.
  5. Tempat yang kamu sukai buat menghabiskan waktu istirahat adalah…
    a. Perpustakaan.
    b. Kelas atau kantin, sama temen-temen.
    c. Nggak tentu, aku bisa nongkrong di mana aja.
  6. Kamu hobi download dan streaming…
    a. Video, PDF, PPT, dan gambar.
    b. Lagu, radio, dan audio lainnya.
    c. Game, dong!
  7. Temen-temen menjuluki kamu…
    a. Si Kutu Loncat, eh… Si Kutu Buku.
    b. Nggak ada, tuh!
    c. Si Hiperaktif.
  8. Kamu punya cita-cita terpendam menjadi…
    a. Penulis/Penyair/Reporter/Wartawan/Youtuber
    b. Penyanyi/Musisi/Penyiar
    c. Atlet/Ilmuwan/Model/Arsitek/Traveler
  9. Kalau suka sama seseorang, kamu bakalan…
    a. Memendam perasaan. Paling nekat cuman kirim surat, sms,atau chat ke do’i .
    b. Curhat ke temen, sampai-sampai beritanya bisa sampai ke si dia. Kepepet, telepon langsung!
    c. Peduli nggak peduli, mendingan di deketin aja dari pada keduluan sama yang lain,
  10. Ulangan yang buat kamu mudah ngerjainnya (tanpa curang atau pun nyontek) berupa…
    a. Tes tulis.
    b. Tes lisan.
    c. Tes demonstrasi (presentasi).

 

Ketentuan:
Pilihan jawaban yang paling banyak kamu pilih, itulah yang dijadikan patokan.
Simple, kan?

Paling banyak a: Tipe Belajar Visual.
Paling banyak b: Tipe Belajar Auditori.
Paling banyak c: Tipe Belajar Kinestetik.


 

Penjelasan:

  • Tipe Belajar Visual

read think live

Kamu adalah orang yang lebih suka mengandalkan penglihatanmu untuk memahami pelajaran di sekolah.

Fakta dan ciri-cirinya:
a. Kudu, wajib, harus, dan mesti duduk di depan! Rupanya, kamu suka ngeliat guru menjelaskan.
b. Cinta banget sama yang namanya buku. Atau sukaaa… banget lihat video.
c. Kwaaa!!! Kalo udah belajar, konsentrasinya full tercurahkan untuk materi.
d. Sebagian besar tipe ini, membutuhkan tempat yang tenang dan cenderung terisolasi dari makhluk hidup (baca: manusia).
e. Kaum yang invisible dan nggak mudah ditemuin di sudut-sudut sekolah. Kamu kepo, lagi apa dan dimana dia berada? Yup, ternyata dia lagi ‘kencan’ sama buku-buku di perpustakaan atau manfaatin wi-fi gratis yang ada.
f. Punya kuota langsung download ‘n streaming video. Punya uang lebih langsung nyerbu toko buku, deh!
g. Dijuluki ‘Si Kutu Buku’ karena suka bawa buku kemana-mana. Hampir setiap ditanya baru dari mana atau mau kemana cuman bilang: “Ke perpus,” jawabnya santai.
h. Sosok yang dikagumi adalah orang-orang yang berkecimpung di bidang pers, kepenulisan, dan video online.
i. Kalo lagi suka sama orang romantis, lah! Diam aja, ngelirik dari jauh, dan tidak membiarkan seorang pun tau perasaannya. Komunikasi sama do’i cuma lewat chat, sms, atau pun surat. Itu juga kalo sudah berpikir matang-matang sebelumnya.
j. Ulangan yang digemari adalah tes konvensional alias tes tulis. Padahal, untuk yang satu ini justru paling dihindari oleh kebanyakan orang.
k. Tipe ini merupakan tipe #2 terbanyak di dunia saat ini.

Anjuran:
a. Mengoleksi PDF, video, buku, gambar, dan PPT.
b. Banyak mengonsumsi vitamin A, agar mata nggak cepat lelah.
c. Sering-sering membaca.

  • Tipe Belajar Auditori

auditori

Kamu adalah orang yang lebih suka mengandalkan pendengaranmu untuk memahami pelajaran di sekolah.

Fakta dan ciri-cirinya:
a. Soal duduk sih, whatever! Yang penting, bisa dengerin penjelasan di depan kelas.
b. Suka dengerin lagu dan radio.
c. Pada umumnya, butuh orang di deketnya buat belajar. Secara, tebak-tebakan gitu, lhoh!
d. Suasana belajar nggak boleh terlalu tenang dan nggak boleh terlalu ramai. Nggak boleh ada HP di sampingnya. Kalo udah ada bunyi pesan masuk, percaya deh! Yang di kepoin malah omongan nggak mutu di chat! Hadeuh! *tepukjidat
e. Kemana-mana pasti sama temen, deh! Mudah ditemukan di kelas dan kantin.
f. Kuota? Sini! buat download ‘n streaming lagu di JOOX atau Spotify, ya? Eits, jangan-jangan! Download konvensional aja, lebih irit! Wait! Buat ngedengerin radio aja biar agak hemat. Tinggal pilih, Prambors atau Gen FM?
g. Apa pun yang nge-trend bakalan di ikutiin. Follower . Temennya gini, sedikit banyak pasti terpengaruh. Kalo mau ditanya barusan ke mana atau dari mana, pasti jawabnya: “Itu, barusan nemenin si A. Tadi barusan ke sana, tuh. Ya, dari pada aku nggak ada temennya…”
h. Dunianya berkiblat di dunia hiburan (entertainment) dan punya banyak idola.
i. Kalo suka sama orang, pasti dianya bakal koar-koar ke sohib-sohibnya. Nggak jarang, omongan yang berbuntut panjang ini berakhir di telinga sang pujaan hati. Versi nekatnya, dia bakalan memburu nomor dan telpon langsung ke orang yang di tuju!
j. Ulangan yang dirasa paling mudah adalah tes lisan. Di tes lisan kita cuma perlu ngomong, kan? Nggak seribet tes tulis yang harus capek-capek nulis, lama banget waktunya, dan harus ngumpulin lagi ke guru mapel…
k. Tipe belajar yang paling mainstream. Pantas, kalo udah menjelang ujian suasananya ramai karena hampir semuanya tebak-tebakan.

Anjuran:
a. Mengoleksi video dan mendengar audio interaktif.
b. Banyak mendengar guru berbicara tentang pelajaran, kalo perlu disadap (direkam) aja tuh, omongannya. Terus di-save di HP.
c. Nggak cuma guru aja, temen yang lagi tebak-tebakan pelajaran juga bisa kamu dengerin. Ikutan nimbrung juga. Lagi, lagi… di sadap aja! Toh, ilmu, Bro! ILMU!
d. Sedia headset atau earphone selalu buat dengerin materi yang udah ngendon di HP, sob!
e. Usahakan untuk tidak berlama-lama menggunakan headset atau earphone dengan volume yang keras. Kalo telingamu udah sakit, mendingan headset atau earphone-nya dilepas. Terus, di loudspeaker aja.
f. Batasi hal-hal yang kamu dengar. Kurangi mendengar hal-hal yang sepele (gosip, fitnah, dan hoax), karena bisa mengurangi ingatanmu atas materi yang udah kamu pelajari.
g. Rajin-rajin main tebak-tebakan bareng sohib-sohibmu! Tebak-tebakannya tentang pelajaran lho, ya! Jangan sembarang tebak-tebakan. Dibuat kuis yang seru, ada games-nya, dan berhadiah bila memungkinkan.

  • Tipe Kinestetik

kinestetik

Kamu adalah orang yang lebih suka mengandalkan indera perabamu untuk memahami pelajaran di sekolah.

Fakta dan ciri-cirinya:
a. Bukan fans bangku depan. Biar nggak ketauan guru kalo lagi ‘sibuk sendiri’.
b. Suka bereksperimen dan mudah bosan, kalo belajar nggak cuma di satu tempat aja.
c. Pelajaran cepet masuk kalo diperbolehkan pindah dari satu tempat ke tempat lain. Di kelas, sukanya keliling dan pindah-pindah tempat duduk.
d. Nggak suka dikekang dan dihakimi. Ada orang yang marah pun, jarang membuat jera dan nggak membuatnya kapok. Bisa dikatakan kebal kritikan dan hukuman, juga cuek yang nyaris membuat hukuman apa pun nggak mempan. Makanya, agak susah kalo mau menasehatinya.
e. Golongan yang visible. Ibaratnya nih, sekarang di kelas. Nggak sampai lima menit, ngeloyor pergi entah ke mana. Wajahnya nongol di kantin. Masuk toilet, dianya malah baru keluar. Kadang, ikut mainan bola di lapangan. Anehnya, sholatnya tetap jalan. Nah, lho?
f. Kuotanya boros buat nge-game online dan download game terbaru. My God!
g. Julukannya ‘Si Hiperaktif’. Abis nggak bisa diam, sih! Walau begitu, terkadang dia jadi trendsetter yang kerap jadi buah bibir banyak orang. Nggak heran, anak Kinestetik punya ciri khas tersendiri yang membuatnya mudah dikenal. “Eh, kamu tau, nggak? Tadi aku barusan ke sini. Eh, ketemu si B. Nyapa aku. Ya, aku jawab. Ke sana, ketemu si C. Ke situ, ketemu Guru,” tanpa di minta cerita, pasti dia bakalan semangat buat cerita duluan.
h. Dapat inspirasi dari dunia olahraga dan berjiwa petualang, serta suka mencoba hal yang baru.
i. Kalo suka sama orang, modalnya cuma satu: NEKAT! Bakalan PDKT duluan, tuh!
j. Karena kebiasaannya yang selalu bikin heboh dan PD, jadiin dia sebagai jubir (juru bicara) saat presentasi. Kadang, kamu bakalan senang sekelompok sama dia. Gimana nggak? Yang lainnya pada takut, dia malah sukarela menawarkan diri. Benar-benar penyelamat di saat kesulitan!
k. Tipe belajar yang paling langka di dunia. Tapi nggak selangka komodo, bunga bangkai, dan fosil, lho, ya!

Anjuran:
a. Luangkan waktu buat cari tempat belajar. Biar nggak gampang bosen!
b. Belajar dari pengalaman. Jangan sampai karena hal yang sama, kamu jadi gagal lagi…
c. PD dan cuek bebek sih, boleh. Tapi jangan keterlaluan juga. Orang-orang di sekitarmu udah berusaha ngertiin kamu, sekali-kali cobalah untuk ngertiin mereka juga.
d. Aturlah emosimu yang kadang nggak stabil.


 

Gimana, guys? Insya Allah akurat dan bermanfaat buat kamu. Tipe belajarmu apa? Buat edisi SPECIAL dan #WaktunyaKuis lainnya, mau ngebahas tentang apa, nih? Comment-nya, dong! ^.^

Nggak perlu deh, tanya-tanya dan cemas lagi soal cara belajar yang tepat buat kamu! Tunggu apalagi? Maksimalkan potensimu dengan cara yang cocok, pas, dan klop dengan kebiasaan dan kepribadianmu! Buruan! Terapkan sebelum terlambat! Salam sukses selalu! May Allah bless you!

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s