Perlukah Menjadi Sempurna?

Sejak awal kita dilahirkan, Allah emang mengharuskan kita untuk mempelajari banyak hal. Kalo bisa jangan hanya di pelajari saja, melainkan di terapkan kepada kehidupan. Tujuannya, agar manusia mampu bertahan menghadapi perkembangan jaman yang semakin pesat ini. Alhamdulillah, sungguh mulianya Sang Pencipta.

 

perfect

 

Practice makes perfect


Tentunya kita sudah tak asing lagi dengan peribahasa di atas. Apalagi kamu-kamu yang masih duduk di bangku sekolah atau pun kuliah. Sering latihan, membuat kita bisa lebih memahami materi dan soal-soal yang diberi. Dari banyak segi kegiatan, semakin sering kita melakukannya, semakin mahir pula kita dalam menjalankannya. Sehingga, jika banyak aspek yang kita kuasai, bertambahlah kemampuan kita.

Menguasai banyak hal emang menyenangkan banget! Ibaratnya main musik nih, hampir semua instrumen pun kita bisa. Untuk menghafal chord atau kunci lagu terasa gampang. Sekali lagi, kita sering berlatih melakukannya, bukan? Jadi, hal yang dirasa sulit bagi orang lain, bisa kita lakukan tanpa susah payah…

Sudah sepantasnya kita mengupayakan apa yang kita usahakan. Karena Allah mengetahuinya. Ia akan melihat, mana hamba-Nya yang benar dan mana hamba-Nya yang bertolak daripada-Nya.

Sayangnya, banyak manusia yang gelap mata karena pujian banyak orang. Mereka terlalu terobsesi dengan apa yang mereka lakukan. Pernah dengar atau menemui orang yang perfeksionis? Benar, mereka berusaha untuk memberikan yang terbaik pada segala hal yang dikerjakannya.Namun jika ada satu hal kecil yang melenceng dari harapannya, mereka akan merasa bahwa mereka telah gagal.Dengan tidak bersyukur kepada Allah dan meratapi kenyataan bukannya bangkit.

Jangan menjadi orang seperti itu. Mengapa? Jika dilihat, orang perfeksionis itu memang bagus. Tetapi di dalamnya malah merusak karena selalu mengejar tingginya standar yang telah kita tetapkan sendiri.Dengan bertambahnya kemampuan, selayaknya disertai dengan bertambahnya keimanan pula. Selain itu, kesempurnaan milik Allah semata. Kita hanya bisa berusaha, ber-tawakal dan berdo’a…

Iklan