Stres!!!


“Arghhh!!!”

Hayo! Siapa yang biasanya ngalamin stres? Nggak bisa dipungkiri nih, kalo stres menyerang segala usia. Bahkan, anak kecil bisa stres karena keadaan dan tekanan dari lingkungan sekitarnya.

Terus, kalo remaja gimana, dong? Seiring bertambahnya usia, bakal semakin banyak masalah yang dihadapi. Di umur belasan tahun ini, biasanya kita bisa stres karena : tugas numpuk, tegang saat ujian, terlalu banyak kegiatan, kadangkala juga karena ‘gagal’ dalam percintaan.

Sementara pada usia dewasa sampai dengan tua, stres dianggap wajar. Tanggung jawab yang dibebankan juga bertambah berat. Masalah yang dialami lebih kompleks jika dibandingkan dengan tahapan usia sebelumnya.

Padahal-sama sekali tidak ada efek positif stres bagi tubuh kita. Yang ada hanyalah efek negatif, yang bikin ngeri! Mau tau apa yang terjadi pada tubuh kita?

  • Otak

otak

Kasihan banget deh, si otak ini! Udah bekerja paling berat saat kamu stres, dia masih memproduksi : hormon adrenalin, kortisol, dan norepinephrine. Sehingga hanya sedikit darah yang mengalir ke otak, karena darah yang lain telah dialihkan ke seluruh tubuh. Makanya kamu pusing waktu lagi stres. Tapi, kalo keterusan bisa bahaya nih! Kamu bisa migrain, halusinasi, juga pingsan!

  • Sistem Pernapasan

saluran-pernafasan

Darah yang diproduksi oleh jantung lebih daripada biasanya. Paru-paru mengimbangi dengan menyuplai oksigen dalam darah. Kalo kamu punya penyakit macam asma, pernapasanmu bakal terhambat! Stres memicu hyperventilation dan overbreathing. Widih! Apaan tuh? Artinya kamu terpaksa menarik nafas terlalu cepat. Oksigen yang masuk nggak maksimal dan mengakibatkan pening sampai pingsan!

  • Jaringan Otot

jaringan-otot

Otot menegang merasa berada dalam ancaman (sampe segitunya ya, pertahanan tubuh kita!). Karena otot ngira stres sebagai ancaman fisik (macam tawuran gitu), dan mempertahankan diri dengan cara menegangkan otot. Di tahap yang lebih lanjut alias EKSTREM, penumpukan asam laktat pada otot yang menengang menyembabkan tremor hingga kejang-kejang. Kalo kamu stres dalam waktu yang cukup lama, kamu bisa kram sampai nyeri otot di seluruh bagian tubuhmu!

  • Sistem Pencernaan

sistem-pencernaan

Hati memproduksi glukosa (gula) lebih banyak untuk memberikan energi ekstra. Kalo kelebihan nih, biasanya gula tersebut kembali diserap tubuh. Gawat banget kalo produksi gula terus numpuk dan nggak bisa diserap tubuh karena masalahmu nggak kunjung selesai! Why? Risikomu terkena diabetes tipe 2 akan meningkat, lho!

Selain itu, bakteri H. pylori bekerja lebih aktif yang dapat menyebabkan kamu mual, bahkan muntah! Pencernaan makanan jadi abnormal dan berimbas menjadi diare.

Serem banget, kan? Nggak heran deh, kalo orang lagi stres dan lagi banyak masalah bisa jadi gampang sakit. But, kita bisa kok ngurangin stres! Caranya:

  • No coffee at all!

no-coffe

Anggapan mainstream bin merajalela dalam mindset kita: bahwa stres nggak lengkap rasanya kalo nggak minum kopi, itu salah! Soalnya kafein a stimulan dalam kopi malah membuat kita makin stres, alias memperburuknya… Mendingan minum jus, teh herbal dan air putih biar pikiran tenang dan rileks.

  • Olahraga, yuks!

olahraga

Saat stres, tubuh menjadi tegang dan siaga melindungi tubuh dari ancaman. Cara ngatasi ketegangan tubuh ini bisa lewat olahraga. Terserah, deh! Olahraga apa pun yang kamu suka, sekali pun cuma jalan cepat. Dampaknya otot nggak tegang lagi dan sistem pernafasan lebih terkontrol. Waktu yang disaranin buat olahraga adalah pagi hari dan tempatnya di pedesaan yang notabene udaranya masih segar.

  • Jadi Sleeping Beauty

cukup-tidur

Kurang tidur bikin gampang stres karena tubuh seakan diajak bekerja overlimit. Usahakan tidur cukup (rata-rata 6-8 jam). Biar matamu gampang terpejam, sebelum tidur coba baca-baca buku, deh! (itung-itung nambah wawasan juga, kan…)

  • Speak up your feeling, please…

Salah satu cara yang sangat ampuh buat ngatasin stres dan gampang terlupakan oleh banyak orang adalah kebutuhan untuk curhat masalahnya ke orang lain. Biasanya nih, orang kalo lagi stres, masalahnya cenderung dipendam sendiri. Hasilnya? Masalahnya nggak kelar dan malah tambah stres nggak karuan gitu! So, curhat ke orang terdekatmu, ya! Siapa tau dia bisa memberi solusi dan ikut meringankan bebanmu.

Yang paling mujarab adalah mengutarakan apa yang kita rasakan kepada Allah. Utarakan kesusahan dan kebimbangan yang kamu hadapi dalam do’a. Percayalah, setiap ada kesulitan pasti ada kemudahan!

Jelas banget kan, guys? Stres tuh bukan gangguan akal dan jiwa aja, tapi juga bisa berujung pada gangguan fisik. Kalo cara-cara diatas masih belum membantu, kalian bisa cek cara yang lain di sini dan juga di sini. Perasaan stres tuh nggak enak banget tau! Kalo ada orang yang lagi stres di sekitar kamu, jangan didiemin aja. Coba ngertiin mereka. Jangan anggap stres masalah yang remeh, lho! Buruan atasi dan tumpas stresmu! Mulai dengan membaca motivasi untuk bangkit dan melupakannya perlahan-lahan.

Don’t forget to always think and feel positive, but also be aware to any danger that surround us

(Jangan lupa untuk selalu berpikir dan merasa positif, namun juga waspadalah pada segala bahaya yang mengelilingi kita)

Iklan