PMS (Cewek & Cowok Wajib Baca!!!)

pms

 

Seberapa pentingkah PMS dalam kehidupan kita sehingga kita harus membaca artikel tentangnya? Ummm…Jelas penting, dong! Ilmu, meskipun sedikit jika dipendam sendiri jadinya tidak barokah. Makanya, aku pengen sharing info sama kalian…
Di sini, nggak hanya PMS secara umum yang dibahas…Tapi juga seluk-beluknya, lho…Semoga kepo kalian hilang dan terjawab, gitu…^.^

Buat kalian (khususnya para cowok) yang belum ngerti, PMS (premenstrual syndrome) adalah gejala fisik maupun nonfisik yang dialami cewek sebelum menstruasi. Di fase ini, cewek menjadi lebih sensitif dan moody dari pada biasanya.

Nah, pengertian di atas ternyata hanya ‘penjelasan singkat’ saja. Nggak disangka, PMS juga ada taksonominya! (Hayo…Siapa yang nggak tau taksonomi? Ketauan nggak menghayati nih, pas Biologi!) Klasifikasi atau pengelompokannya dibagi menjadi 4, yaitu:

  • Gejala PMS Tipe A  (Anxiety)

Ditandai dengan: cemas dan gelisah.

Sebab: hormon estrogen lebih tinggi daripada hormon progesteron (hanya terjadi pada mereka yang sensitif terhadap perubahan hormon).

Tips: makan banyak serat, jangan minum kopi dan teh.

  • Gejala PMS Tipe H (Hyperhydration)

Dintandai dengan: edema atau pembengkakan pada dada (menimbulkan nyeri) serta kaki dan perut terasa kembung.

Sebab: air terkumpul pada jaringan luar atau ektrasel. Diuretik bisa mengurangi retensi air dan natrium dalam tubuh.

Tips: perbanyak olahraga fisik, kompres perut dengan air hangat, dan kurangi minum air dingin (maksudmya: air es).

  • Gejala PMS Tipe C (Craving)

Ditandai dengan: suka ngemil dan makan manis.

Sebab: nafsu makan membabi buta (sampai-sampai, babi kalah deh, kayaknya…) untuk memperbaiki mood.

Tips: jangan makan makanan yang terlalu asin. Garam membuat kandungan air menumpuk dalam tubuh.

  • Gejala PMS Tipe D (Depression)

Ditandai dengan: perasaan lebih sensitif juga daya tahan tubuh melemah. Terkadang mual dan muntah serta pusing berlebihan.

Tips: banyak istirahat, hindari begadang, dan perbanyak minum air putih.

Wah! Banyak bener ya, penjelasannya! Kirain cuma sekilas aja, nyatanya bejibun!

Kiat-kiat yang bisa kamu lakuin pas PMS:

  1. Pasang senyum, dong! Iya, aku paham kalo badan kamu itu lagi pegel dan aneh gitu rasanya. Tapi kamu harus sadar! Bad mood membuat banyak kesempatan terlewati dengan percuma lho! Secara, mood sangat menentukan efektifitas kegiatanmu sehari-hari. So, tebar kegembiraan dengan senyummu, dong! (Psssttt…udah lupa ya, kalo cewek itu jadi tambah cantik kalo senyum? Perbanyak senyum, perbanyak ibadah!)
  2. Makan teratur, jangan ngemil doang! Katanya mau langsing! Diatur dong, pola makan dan asupan gizinya biar seimbang.
  3. Tetap kerjakan tugas dan pekerjaan kamu. Jangan sekali-kali menganggapnya remeh, okey honey?
  4. Keep in touch with others. Jangan menutup diri dan membatasi komunikasi dengan sekitar, apalagi dengan orang terdekatmu. Survei membuktikan, orang kesepian lebih mudah sakit-sakitan jika dibandingkan dengan mereka yang selalu bergaul dengan orang lain. Nggak mau kan, kondisi tubuhmu yang sakit seperti ini jadi tambah parah?
  5. Halaulah segala emosi yang membuat suasana menjadi runyam. Nggak banyak orang nyadar bahwa kamu lagi PMS, sehingga mereka nggak bisa memaklumi kamu. Bersikaplah sewajar mungkin.
  6. Jaga kebersihan dan penampilan.
  7. Lakukan tips-tips sesuai gejala PMS kamu.

Nggak ketinggalan juga, ini dia yang harus kamu lakuin pas temen/sahabat/pasangan/mama/adik/kakak kamu lagi PMS:

  1. Jika do’i ngajakin kamu makan terus menerus ibarat wisata kuliner (misalnya makanan di sekitar di cobain semua), turutin aja deh semua permintaannya. Kalo pun dia kebanyakan makan, kamu pengen ngelarang tapi takut kena semprot amarahnya…biarin aja lagi. Terus kalo obesitas gimana, dong? (krik…krik…krik…krik…lalu terdiam).
  2. Asyiknya nge-chat atau ngobrol sama dia udah jadi keseharianmu. Apalagi kalo udah curhat, beuuuuuhhhh…perkara dari ujung wetan (timur) sampai ujung kulon (barat) pun tandas kalian bahas habis. Tapi, pas dia PMS? Jawabnya cuma Y, kalo nggak gitu GPP. Tengsin nggak! Udah terlanjur cerita banyak, dia-nya malah acuh. Solusinya, jangan ikutan marah atau sok kepo nanyain dia. Diemin aja dulu sampai emosinya mereda, bahkan kalo perlu sampai normal kayak biasanya. Kamu nggak mau kan, jadi sasaran amukannya?
  3. Emosinya berubah-ubah. Kemarin sore senang, malamnya dongkol, tadi nangis, sekarang marah, nanti? Jangan-jangan kena bipolar disoder! Eits, nggak usah menuduh terlalu jauh! Hormonnya lagi nggak teratur. Alhasil, bikin mood swing-nya ekstrem benerrr!!! Iya-in aja semua perbuatan dan perkataannya. Tapi sekali lagi watch out! Kamu bisa dianggap kurang perhatian. Tenang. Sisi positifnya, ini nggak berlangsung selamanya, kok! Setelah semingguan, kamu bisa mendapatkannya kembali seperti dulu!

Kesimpulan yang bisa kita ambil adalah bahwa sebagai cewek, yang ingin di mengerti, dengan orang sekitar yang sebenarnya sudah berusaha total dalam memaklumi…

PMS emang nyebelin, bikin capek, aneh bagi mereka yang mengalami maupun yang melihatnya.

Tapi kalo berusaha memahami, sebenarnya PMS itu kayak sebuah masalah. Ada jalan keluar, solusi, dan cara menyikapinya.

Udah tau kan sekarang? Semoga pengetahuan yang sedikit ini berguna bagi kalian (baik cewek maupun cowok, yang mengalami PMS  maupun tidak). Salam…

Iklan