Dia Suka Orang Lain! What Should I Do?

suka orang lain

Sebagai manusia kita dianugerahi oleh Allah  perasaan cinta pada lawan jenis. Muncul rasa simpati dan rasa suka bisa bikin kita berdebar-debar. Tapi, debar-debar itu bisa jadi rasa sakit bin sedih kalau ternyata si dia sukanya sama orang lain, bahkan sama teman sendiri, duh, duh, nyesek, nyesek, deh! Tapi, supaya nggak makin nyesek bin terpuruk, ini jurus jitunya!

1.Jurus sabar dan ikhlas

Kalau memang si dia jelas-jelas menyukai yang lain, tidak ada yang bisa dilakukan selain mengikhlaskan si dia, lalu bersabar saja dengan perasaan yang selama ini kita miliki. Mungkin si dia memang nggak ada garis jodohnya dengan yang lain, tetapi yakin deh, Allah bakal menghadirkan orang lain untuk mengisi kekosongan hati kita.

2.Jurus let it go

Mereka yang memakai jurus ini sih, santai saja, Sob. Kalau dia memang menyukai yang lain, ya, itu hak si dia. Nggak ada masalah kalau perasaan kita nggak berakhir bahagia. Slow parah.

3.Jurus cari yang baru

Begitu tahu si dia suka yang lain, ya, cari yang baru. Orang sholeh dan sholehah masih bertebaran di muka bumi. Kalau satu gayung nggak bersambut, masih bisa menggayung yang lain.

4.Jurus setia

Wah yang ini perlu disalutin nih, Sob. Istiqomahnya bahkan sampai menunggu si dia menyambut gayung. Bahkan ada cerita, kalau saking setia bertahan satu cinta, si dia sudah menikah dengan yang lain, diikhlasin, dikasih selamat, eh, saat si dia berpisah dengan pasangannya, dia mengusahakan supaya si dia menjadi jodohnya. Kalau yang begini, memang jodoh nggak akan lari kemana-mana.

5.Jurus ‘memaksa’

Karena maunya cuma sama si dia, meskipun jelas-jelas tahu kalau si dia sukanya sama yang lain, tetap aja banyakin do’a, banyakin shalat hajat (buat yang muslim), banyakin sedekah, supaya si dia berjodoh dengan dirinya. Nggak ada yang salah sih, Sob, asal tetap dalam agama dan norma, banyakin minta sama Allah supaya si dia segaris juga jodohnya dengan kita.

Perasaan cuma Allah yang bisa mengatur, Sob. Makanya kalau perasaan kita kayak nggak akan sampai ke si dia, baik-baikinnya bukan ke ortu atau siapapun, tapi baik-baikinnya ke yang mengendalikan hati dan perasaan manusia, Allah. Banyakin do’a, banyakin ibadah.

Oke juga nih, kalau kita belajar soal rasa suka yang nggak kesampaian pada kisah para sahabat Rasul yang mulia. Kisah tentang Salman Al Farisi yang melamar wanita Anshar yang dicintainya. Salman datang bersama sahabatnya, Abu Darda yang lebih mengenal kultur kaum Anshar daripada Salman yang seorang pendatang dari Persia. Sudah sampai di rumah sang wanita yang akan dilamar, tetapi sang wanita malah menolak lamaran Salman dan baru mau menerima lamaran jika yang melamar adalah Abu Darda, sahabat yang mengantarkan Salman mendatangi rumah wanita itu. Sudah sampai melamar, lho, Sob! Tapi, Salman mengikhlaskan wanita itu dengan Abu Darda’ dan memberikan mahar serta nafkah yang ia siapkan seluruhnya untuk pernikahan Abu Darda dan wanita yang ia cintai. Ini nih, ikhwan sejati, Sob. Kita mungkin udah sesenggukan kalau tahu si dia suka sama yang lain dari omongan teman. Beuh, gimana kalau baru tahunya pas udah niat melamar kayak yang dialami Salman, mungkin malu nggak ketulungan bin patah hati sehancur-hancurnya. Lah, ini Salman malah bertakbir dan mendukung penuh pernikahan sahabatnya. Bukan nggak mungkin terbuka peluang bagi kita untuk meneladani sikap Salman. Ikhlaskan, Sob, ikhlaskan.

Ada lagi kisah Thalhah bin Ubaidillah yang diam-diam menaruh hati pada istri Rasulullah, Aisyah binti Abu Bakr, hingga membuatnya berniat untuk menikahi Aisyah setelah Rasulullah wafat. Niatan dalam hati yang ditanggapi Allah ta’ala dengan turunnya wahyu surat Al Ahzab ayat 53 untuk meminta hajat pada istri Rasulullah dari balik hijab, tidak boleh menyakiti Rasulullah, dan tidak boleh menikahi istri-istri beliau sesudah beliau wafat selama-lamanya. Thalhah pun menangis, memerdekakan budak, menyumbangkan untanya untuk jihad di jalan Allah, dan menunaikan umrah dengan berjalan kaki sebagai bentuk taubat atas niatan perasaan itu. Di masa mendatang, Thalhah menamai putri kecil yang amat disayanginya dengan nama istri Rasulullah, Aisyah binti Thalhah, wanita yang kelak menjadi permata di zamannya dengan kecantikan, kecerdasan, dan kecemerlangan, sama seperti Aisyah binti Abu Bakr yang pernah Thalhah cintai.

Wuah, emang keren banget deh! Nggak cuma keren soal ibadah, tetapi soal mengelola perasaan cinta pun, mereka sangat patut kita teladani. Semoga Allah ta’ala memberikan kemuliaan pada mereka, memberikan kelapangan hati pada kita, bila orang yang kita sukai berjodoh dengan yang lain, dan memberikan jodoh yang terbaik pada kita. Amin ya rabbal ‘alamin…

Iklan

2 respons untuk ‘Dia Suka Orang Lain! What Should I Do?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s