Mendung

mendung

Mendung

Ditengah-tengahnya ku termenung

Hati berubah murung

Sesak dan terkurung

Aku pun bingung

Mengapa untuk rindu pun aku urung?

Virus merah jambu kini tergelung

Segalanya sebatas “aji mumpung”

Asmara telah lenyap

Gerimis mengisi senyap

Haruskah aku kalap?

Sampai jumpa lagi harap…

Minggu lalu,

saat mendung terlihat di SMAN 1 Lawang

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s